top-image

OLDER ARTICLES

hfff…grr… langsung saja pagi dingin dengan hujan gerimis yang awet menyergap pagi ku. Catatan besar memang aku paling ga tahan dingin. Habis subuh masih belum terasa, masih bisa mandi dengan air kamar mandi seperti biasanya yang juga dingin. Nah baru deh setelah itu terasa merinding lalu meriang. Awalnya masih bisa diatasi dengan kopi panas, tapi tiba-tiba kepala terasa beku, stag, dan tangan-kaki terasa begitu dingin. Segera deh ngambil selimut super tebal, masih belum puas juga kemudian ku tambah dengan sejadah untuk menutupi bahu. Sampai akhirnya terlelap sebentar, hari menunjukkan pukul delapan, ada kuliah neh jam 8.50, tapi nggak tau deh kayaknya belum mulai kuliah apalagi baru minggu pertama. Tapi nggak enak sudah janji mau ngambil diktat parasit dan PDL sama ika akhirnya aku memaksakan diri bangkit bersegera. Minum air hangat, pake kemeja tebal, pake kaos kaki tebal, jaket tebal, ga’ keruan lagi deh kostum ku hari ini dan akhirnya aku nekat juga bawa motor walau hari masih gerimis.

Sampai di kampus, apa dinanya??? heeehh…bener dugaan ku, nggak kuliah euy! dengan kepala yg masih berat akhirnya coba cari tempat duduk dengan sandaran. Nurul yang baik hati mau aja diminta pijetin punggungku, dan akhirnya kami malah praktek pijat-memijat hehehe. Alhamdulillah setelah itu, rasa berat di kepala hilang, mungkin karena banyak tertawa hehe, keringat juga sudah mulai ngucur, ah alhamdulillah rasanya bener-bener sudah cukup ringan. Jam 10.30 akhirnya ku putuskan untuk pulang saja, sepertinya dosen-dosen ku juga pada enakan di rumah, adem ayem sih cuacanya. Gini deh kuliah di bukit, ga banyak kegiatan rasanya gersang juga. Kalo dulu masih di Indralaya, ga ada kuliah adalah hal yg menguntungkan, kenapa? karena ada banyak kegiatan dan rapat setelah itu, jadi kalo ada waktu kosong bisanya bener-bener dimanfaatin buat istirahat atau belajar. Tapi sekarang kerasa banget kalo ga kuliah itu bener-bener rugi. Apalagi di bukit belum ada wi-fi, jadi belum terpacu untuk berlama-lama di kampus buat browsing. Lain kalo di rumah aku justru bisa OL suka-suka… Jadi anak rumahan neh sekarang hiks..ga asik!

hehehe..

Ya, besok tanggal 3 September 2007 adalah hari pertamaku memasuki semester 7 yang baru….. horey… udah tua euy!

Semester ini cukup nekat dengan mengambil 11 matakuliah, nggak tau deh ntar gimana belajarnya, mana matakuliahnya cukup berat pula.

hari senin, kuliah patologi klinik dan praktikumnya di Indralaya. Jam 1 siangnya harus bersegera ke bukit karena ada poles kuliah ilmu kesehatan anak (nasib…)

hari selasa, kuliah THT, psikistri, dan neurologi di bukit (yang ini ancur-ancuran, kuliahnya sebentar tapi bahannya seabrek!)

hari Rabu, kuliah parasitologi dan psikologi. Denger-denger sih psikologi ini biasanya minta kuliah hari sabtu, walah..

hari Kamis, di jadwal ada kuliah ilmu penyakit dalam dan periodonsia 1. Nah penyakit dalam ini juga bisanya kuliah gabungan dengan keperawatan hari sabtu juga.

hari Jum’at, ada IKGM 4 sama ba’da zuhur ada bedah mulut 3. Nah, semester ini neh ga tau siapa yang bakal ngajar.

hari sabtu kalo jadi pindahan mata kuliah penyakit dalam sama psikologi, huhu… hari liburku….

weleh, weleh sudah lama neh ga online, dah lama juga ga ngelanjutin tulisan tempo hari. Yo wiss, tak lanjutin nje..

1. Host

Mulutnya kamu, giginya kamu, aliran air liur (saliva), ini nih kita sebut host. Kalo air liurnya sedikit, otomatis self cleansing pada rongga mulutmu jadi minim. Ada macam-macam penyebabnya. Kalo mulut terasa kering, pertolongan pertama dengan banyak minum air.

Trus ada juga yang gigi-giginya mempunyai bentuk anatomis yang lumayan rawan untuk tempat sisa-sisa makanan nempel lama. Terkadang hal seperti ini bisa diatasi dengan rajin menggosok gigi atau gigi dipreparasi dan ditumpat dengan jenis composite.

2. Mikroorganisme

Sudah menjadi takdirnya, keluarga bakteri normal dalam mulut berfungsi untuk memetabolisme sisa makanan yang nemperl sehingga menghasilkan asam. Asam ini mampu membuat kalsium menjadi larut dalam konsentrasi tertentu. Dalam 30 menit pertama setelah makan, mulut terasa asam adalah hal yang normal. Cukup dengan minum air atau berkumur untuk menghilangkan rasa asam ini, tapi ingat, jangan langsung di gosok dengan sikat gigi. Karena dengan menyikatnya dapat mendukung abrasi gigi semakin besar.

Kuman-kuman ini biasanya tidak mampu memetabolisme jenis karbohidrat berupa polisakarida dengan rantai panjang terlebih lagi pada rantai polisakarida ini terdapat gugus alkohol atau bisa disebut gula alkohol, contohnya xylitol dan sorbitol. Jenis gula ini dapat mengurangi insidensi terjadinya karies.

3. Jenis Makanan

Nah, jenis makanan ini juga mampu merangsang produksi saliva dalam mulut lebih banyak. Coba kita tes, kalo kamu melihat makanan yang lezat biasanya kamu akan merasakan mulut menjadi lebih basah, atau liuran kata orang. Dilihat saja bisa membuat air liur membanyak apalagi dimakan. Tapi kenyataannya tidak pada semua jenis makanan demikian. Pada makanan yang terlalu lengket malah dapat menghambat atau menghalangi air liur keluar.

Bakteri juga lebih suka pada makanan berkarbohidrat, dan ini dapat mendukung proses metabolisme yang menghasilkan asam. Seperti yang telah ditulis sebelumnya, mengkonsumsi xylitol atau sorbitol setelah makan-makanan yang manis dapat menurunkan insidensi terjadinya karies.

4. Waktu

Jangan biarkan ketiga faktor diatas berlama-lama dalam mulut kamu. Tanpa waktu yang lama, maka makan-makanan yang manis dan lengket pun tidak apa-apa, asalkan setelah itu kamu bisa memastikan tidak ada sisa makanan di sela-sela gigi mu.

Jangan lupa sikat gigi sebelum tidur, karena tidur adalah fase terpanjang dalam sehari dimana kamu berada dalam keadaan tidak sadar (secara normal).

Kamu pernah merasakan menderitanya sakit gigi??

ya, rata-rata kebanyakan orang pernah menderita sakit gigi. Prevalensi penyakit karies gigi ini sangat besar di dunia, hampir tidak ada orang yang tidak terserang karies. Gigi bolong, bercak hitam atau cuma tumpukan karang gigi bisa menjadi penyebab berkembangnya karies ke tahap yang lebih parah. Jangan artikan parah ini sampai menyebabkan kematian (sebetulnya bisa jadi), tapi artikan sebagai semakin buruk dari normal.

Terjadinya karies ini tidak serta merta, tapi ada 4 faktor pendukung; jenis makanan, host (keadaan lingkungan gigi dan mulut), mikroortganisme/bakteri, dan waktu atau lamanya mengendap.

nah, kita bahasa satu per satu ya…

Sebelumnya kalau ada yang mau ikut berdiskusi, silahkan saja dengan senang hati….

Pada empat macam ini aku harus ektra hati-hati. Nggak mau lagi kejadian enam tahun lalu terulang lagi. Napas yang tinggal satu-satu, rasanya malaikat maut sudah di depan mata. Ya, dulu saya alergi berat sama empat macam itu. waktu kelas 1 sampai 2 SD selama dua tahun kurang lebih, menjalani terapi alergi, disuntik tiap minggu dan tiap bulan (berkala). Sampai akhirnya berhenti dengan sendirinya, dan tetap alergi sama masakan laut. Betapa ngilernya nyicipin udang dan cumi, akhirnya alergi itu sendiri hilang dan bisa dengan aman mencicipi dua makanan laut itu tanpa batuk-sesak-bentol hehehe.

Nah, pas SMP neh penyakit keluar lagi, ga tau deh apa penyebabnya, yang jelas sampe ijin pulang dari sekolah tapi ga ada yang jemput sampe akhirnya ketemu wartel, nelpon ke rumah dengan napas putus-putus dan bunyi ‘Ngik’ lantas terkapar setengah sadar di wartel itu. setengah jam deh nunggu sampe kesel, mana hari panas lagi. Duh, ga’ bakalan lupa deh hari itu, untungnya ga’ sampe harus digotong ke RS. cape’de.

Pas SMA cuma sekali kumat, tapi ga’ parah, aku ijin sehari dari sekolah dan alhamdulillah lapang besoknya. Dulu (dan sekarang) sering bawa-bawa dua biji ocuson buat jaga-jaga, aku lumayan cocok dengan obat ini, bisa ngurangi rasa sempit-sesak di dada. Dan sejak itu ga’ pernah kambuh lagi, alhamdulillah, semoga penyakit ini ga’ nurun. Setelah dirunut-runut ternyata memang ada dari buyutku dulu juga pernah mengalami sesak napas, jadi ya memang ada turunanya, walau ga’ setiap generasi ada. Sesak napas mama kemarin bukan karena tuturnan kayaknya, tapi lebih disebabkan oleh odem jantung yang dideritanya, ya maklumlah sudah bawaan umur. Dari sekarang sebaiknya kita menghargai kesehatan, jangan terlalu asik terbawa jaman, makan seenaknya, jarang olah raga dsb.

Terakhir saya pernah diajak jalan ke Bebenga, saya rasa ga’ terlampau tinggi tempatnya, tapi napas saya kayaknya ga cukup aja, agak tercekat di tenggorok. Jadi pengen ke Dempo neh buat ngelatih paru-paru supaya kuat, hehehe kayak cerita udang tadi itu lho, mulanya alergi malah jadi ketagihan hehehe

Nah, akhirnya setelah sering lagi bertemu dengan teman-teman sejawat-sependeritaan-sepenanggungan, kita mulai sibuk-sibuk lagi. Ternyata ada banyak job yang kejar tayang. Sampai dengan akhir Juli ini ada tugas wawancara Presiden Mahasiswa buat majalah, nyari dua buah buku baru untuk diresensi, membuat tulisan tentang cara mengelola keuangan bagi mahasiswa, nyari sumber-sumber informasi tentang pembuatan pendirian fakultas, wawancara dengan kepala dinas kesehatan untuk nyari info tentang kejadian luar biasa di rumah sakit dan juga survey ke rumah sakit langsung, nyelesaiin proposal acara reuni sekolah, mau ada acara tulisan, ngumpulin bahan n materi buat buletin Forceps, acara baksos dan penyuluhan bulan agustus, ujian-ujian dan kuis tiap minggunya, and many more……

huahh…mau muntah kalo dipikir-pikir. Padahal aku sudah cukup menjaga jarak dengan semuanya. Yah, mau gimana lagi. kerjain aja, hajar!!!

Ganbatte ndah!!

“Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar”.(Umar bin Khattab)

Semaikan Islam di hati,Tanamkan Iman nan suci,Bajai takwa setiap hari,Berbuahlah bahagia hakiki

Semaikan Islam di hati,Tanamkan Iman nan suci,Bajai takwa setiap hari,Berbuahlah bahagia hakiki

Ini blog bukan yang pertama ku buat, tepatnya yang ke tiga. Yang pertama di friendster sekarang masih aktif kalo lagi mood. Dulu juga pernah bikin di .tk tapi nggak ku update abisnya lupa sama pwd, wah parah aku ya…hehehe

Page 17 of 18:« First« 14 15 16 17 18 »
bottom-img