
Sukhoi Superjet 100 adalah rancangan dan produksi pertama Federasi Rusia.
Pesawat penumpang Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di seputar Gunung Salak, Jawa Barat, merupakan bagian dari terbang demo untuk promosi.
Pesawat penumpang ini adalah yang pertama dibuat Rusia setelah runtuhnya Uni Soviet untuk menunjukkan bahwa industri penerbangan negara itu tetap maju.
Sebelumya demo dilakukan di Burma, Pakistan dan Kazakhstan dan setelah Indonesia akan dibawa ke Laos dan Vietnam. Sejumlah kalangan di Rusia mengandalkan keselamatan pesawat ini.
Sejauh ini pesawat itu digunakan oleh dua penerbangan, Aeroflot, Rusia dan penerbangan Armenia Armavia.
Sejumlah perusahaan penerbangan dilaporkan telah memesan Sukhoi Superjet 100, termasuk penerbangan Indonesia, Kartika Airlines dan Sky Aviation, seperti yang dilaporkan kantor berita AFP.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memerintahkan penyelidikan pesawat ini secepat mungkin.
Kecelakaan pertama
"Saya dulu pernah terbang di daerah itu. Kalau pagi, (cuacanya) cukup bagus. Tetapi begitu sore, kondisi cuaca cepat berubah. Kalau kita tidak familiar dengan areanya, memang berisiko."
Gerry Soejatman
Kecelakaan dengan korban 45 orang ini adalah yang pertama yang menimpa Sukhoi Superjet 100 di dunia.
Pengamat penerbangan Gerry Soejatman mengatakan, penerbangan demonstrasi atau joy flight kurang tepat dilakukan di atas kawasan Gunung Salak pada sore hari, karena cuacanya acap berubah-ubah di wilayah itu.
"Saya dulu pernah terbang di daerah itu. Kalau pagi, (cuacanya) cukup bagus. Tetapi begitu sore, kondisi cuaca cepat berubah. Kalau kita tidak familiar dengan areanya, memang berisiko," kata Gerry Soejatman.
Apakah perusahaan-perusahaan penerbangan yang dilaporkan telah memesan Superjet 100 harus menunggu pengkajian lebih lanjut terkait keselamatan pesawat sebelum memastikan pesanan?
Komentar Anda
Mohammad Ichsan Bima Adjie, Medan
"Saya berpendapat, sebaiknya semua maskapai penerbangan yang telah atau berniat memesan Sukhoi SuperJet 100 menunggu hasil klarifikasi tim peneliti, baik tentang teknis pesawat tersebut ataupun data rekaman seluruh kegiatan di dalam pesawat sesaat sebelum terjadinya kecelakaan di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat."
Tiara, Jakarta
"Menurut saya sebaiknya selidiki dulu dengan benar apakah kecelakaan karna kesalahan pesawat atau kesalahan pilot. jika kesalahan krn pesawat agar para perusahaan yang sudah memesan untuk memikirkan kembali atau menyelidiki kembali tentang manfaat atau akibat. Tapi jika kesalahan dari pilot atau cuaca sebaiknya tidak terpengaruh atas kejadian ini. Tapi ada baiknya perusahaanlah yg menimbang apakah jadi membeli atau tidak dan musibah ini dijadikan sebagai pengalaman berharga bagi para pilot, produsen dan konsumen."
Rakean Agung, Tangerang
"Masalahnya bukan sebatas memilih pesawat yang lebih aman dengan teknology yang canggih,lebih dari itu!B ahwa, ini merupakan bisnis besar baik untuk pesawat komersial ataupun militer dan tentu mengundang rivalitas dari perusahaan dan negara produsennya! Bahkan, rawan penyelewengan berupa markup dalam proses pembelianya yang melibatkan berbagai pihak,itu!"
Widdi Usada, Yogyakarta
"Diperlukan pemetaan dan karakteristik dari setiap kawasan entah gunung entah pegunungan, laut yang telah memakan korban jatuhnya pesawat, apalagi menurut para ahli pesawat terbang, SSS 100 tergolong berteknologi canggih. Alam tidak perlu ditaklukkan namun perlu dipelajari untuk diketahui karakteristiknya, dan selanjutnya kita bersahabat dengan alam. Masukan penerbang Gerry Soejatman perlu direspons positif sebagai masukan tentang karakteristik."
Amran, Banda Aceh
"Sebaiknya para perusahaan pemesan Super Jet 100 menungguu hasil penyelkdikan KNKT dan dari pihak Rusia, jika kecelakaan terjadi krn human error berarti kontrak tetap di lanjutkan namun jika karena sistem teknologinya yg error maka pihak Sukhoi harus berterus terang kepada pihak pembeli apakah kontrak tetap dilanjutkan atau dibatalkan jikapun dilanjutkan pihak Sukhoi harus terlebih dahulu mengkaji dan memperbaiki sehingga sblm pesawat dikirim sudah benar-benar teruji."
Prombang, Bandung
"Live is so fragile. Think Safety. Adalah tetap berlaku sepanjang masa. Seperti halnya ALUTSISTA dalam pengadaan pesawat tempur, maka Indonesia jangan tergantung pada satu negara saja. Pengadaan pesawat komersial,perlu juga dijalin kerjasama dengan negara Rusia. Terlebih bila disertakan dengan alih teknologi dirgantara berkesinambungan. Jangan kapok bekerjasama karena ada kecelakaan. Selidiki penyebabnya, lalu cari cara mengatasinya."
M. Kurniawan, Bontang
"Saya setuju kalau perusahaan yang memesan Superjet 100 menunggu dulu hasil penyelidikan KNKT mengenai penyebab pasti jatuhnya pesawat. Apakah disebabkan sistem teknis & desain pesawat yang belum sempurna, prosedur & rute penerbangan yang kurang dipersiapkan dengan baik, atau karena murni faktor alam (gangguan cuaca). Sehingga nantinya operator penerbangan yang akan menggunakan pesawat tersebut tidak bermasalah lagi dikemudian hari."
Naufaldi, Blitar
"Ya sebaiknya prusahaan penerbangan yang memesan pesawat SSJ 100 mempertimbangkan apakah jadi membeli atau tidak. karena mengingat kecelakaan yang baru aja terjadi yang belum dipastikan apa yang menyebabkan kecelakaan tersebut. Entah karena pesawat yang malfungsi atau pilot yang kurang berpengalaman."
Za'im Mahmudi, Madiun
"Ini semua adalah musibah jadi jangan ada saling menyalahkan dan mari kita bersama-sama memikirkan bagaimana cara biar cepat mengevakuasi korban yang meninggal dan segera di bawa pulang ke rumah masing-masing korban. Kasian keluarga yang menunggu kepastiannya. Mohon pemerintah segera mengevaluasi dgn adanya musibah seperti ini agar citra bangsa Indonesia menjadi harum di dunia internasional."
Ridwan, Azzaba, Alzasair
"Pesawat Sukhoi sangat bagus,kalopun adanya kejadian kemarin bukanlah buruknya pesawat tetapi hanya kecelakaan murni, dan kecerobohan manusia itu sendiri."
Icha, Malang
"Saya sangat prihatin dngan kejadian ini semoga krban yg msih hilang dan yg blum ditemukan Tim Sar dapat ditemukan dengan selamat."
Laosma, Bandar Seri Begawan
"Kecelakaan pesawat dapat menimpa jenis pesawat apapun termasuk Sukhoi Superjet 100. Namun yang kita inginkan adalah penyebab terjadinya kecelakaan supaya hal itu tidak terjadi di kemudian hari.Perlu penyelidikan lebih teliti/mendalam supaya masyarakat dapat memperoleh kepercayaan akan standard keselamatan yang baik. Ini pukulan berat bagi Sukhoi untuk membuktikan tingkat keselamatan pesawat ini khususnya bagi target pasar Asia."
Istiono, Palembang
"Ya sebaiknya perusahaan penerbangan indonesia.harus di pertimbangkan lagi kalo mau beli pesawat Sukhoi Superjet 100 karena kalau kita lihat dari keselamatan penerbangannya sudah meragukan konsumen."
Ridwan, Azzaba, Algeria
"Pesawat Sukhoi sangat bagus,kalopun adanya kejadian kemarin bukanlah buruknya Pesawat,tetapi hanya kecelakaan murni,dan kecerobohan manusia itu sendiri."
Topik terkait
Lebih banyak dari Forum
-
Kenaikan harga BBM disetujui meskipun diprotes
17 Juni 2013
Kuota haji untuk Indonesia dikurangi 20% 17 Juni 2013
Setelah tewasnya TKI di Jedah 17 Juni 2013
Berita utama
Pencabutan bendera Taliban belum cukup
20 Juni 2013
Warga Syiah Sampang dipindah ke Sidoarjo 20 Juni 2013
Sekolah ditutup karena kabut asap Indonesia 20 Juni 2013
Berita utama olahraga
Dimulai sidang F1 Tim Mercedes dan Pirelli
20 Juni 2013
Berita utama majalah
Sekolah ditutup karena kabut asap Indonesia
20 Juni 2013
Audio/Video
Museum di pegunungan Andes
Lihat02:52
Keluarga Sambo minta keadilan
Dengar03:41
Seruan insiden Cebongan
Dengar02:01
Subsidi BBM bengkak
Dengar02:26
Masalah akibat penundaan BBM
Dengar02:11
Konsol terbaru Sony dan Microsoft
Lihat02:08
Penculik dikejar polisi Aceh
Dengar01:58
Lukisan tembok di Maroko
Lihat02:16
Berita paling populer
-
Sekolah ditutup karena kabut asap Indonesia
-
Warga Syiah Sampang dipindah ke Sidoarjo
-
Asap di Singapura masuki tingkat bahaya
-
Italia dan Brasil lolos ke semifinal Piala Konfederasi
-
Kabut asap landa Singapura dan Malaysia
semua konten/isi yang direpost di blog ini, merupakan hak cipta masing-masing pemilik, silahkan kunjungi sumber aslinya http://www.bbc.co.uk/indonesia/forum/2012/05/120510_forum_sukoi.shtml
kritik dan saran silahkan kirimkan ke dmca.indah.web.id@gmail.com

