axis-logoHari ini, Sabtu 23 Januari 2009 penghuni komunitas blogger WongKito.net bersama AXIS mengadakan kopdar di The Square Restaurant Novotel, masih dalam rangka launching produk AXIS di Palembang. Congratulation, semoga sukses! berharap dapet paket internetan unlimited seumur hidup hahaha (goodluck)

Iseng-iseng saya searching di gugel, ada peristiwa apa aja sih di tanggal 23 Januari yang sakral ini. Nah, mampir deh di webnya wikipedia, berikut saya kopi:

  • 1579 - Persetujuan Utrecht ditandatangai, sehingga menyatukan provinsi-provinsi di sebelah utara Belanda.
  • 1946 - Perlawanan Rakyat Luwu dipimpin Raja Luwu Andi Djemma melawan penjajahan Belanda.
  • 1968 - USS Pueblo direbut pasukan Korea Utara, yang mengklaim bahwa kapal tersebut telah memasuki wilayah perairan mereka untuk kegiatan mata-mata
  • 1991 - Berdirinya Televisi Pendidikan Indonesia yang dikenal dengan TPI

Selain peristiwa-peristiwa tersebut, terdapat pula yang berhari lahir pada tanggal 23 Januari:

  • 1947 - Megawati Soekarnoputri, Presiden kelima Indonesia putri dari Ir. Soekarno Presiden pertama Republik Indonesia
  • 1949 - Siti Hardijanti Rukmana, juga dikenal dengan nama panggilan mbak Tutut, putri dari Soeharto Presiden kedua Republik Indonesia

jadi tanggal 23 Januari ini hari lahir orang-orang hebat semua ternyata… (thinking) (party)

… saya lanjutkan ya..

  • 1983 - Anton Da Karola, seorang sahabat yang saya kenal di Humas DPW PKS Sumsel, fotografer, dan saat ini berkecimpung di Media DSIM Palembang
  • 1984- Yenni Panca Liana, seorang ibu rumah tangga muda beranakkan seorang putri cantik (semoga menjadi anak sholehah dan cerdas) lulusan IPB yang saat ini turut suami di rantauan Pangkal Pinang
  • 1986 - Indah Mastuti, anak bungsu yang dikenal juga dengan panggilan ujuk Titik di rumah, saat ini berusaha mengejar segala resolusi’s-nya di tahun 2010 hohohoho

(hassle)

Anyway, congratulation! happy annyversary! happy birthday! selamat hari lahir! selamat milad! selamat dunia akhirat! *Lho?!* Mohon doa rekans sekalian, semoga sisa umur yang kian hari kian berkurang ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin mendapatkan bekal sebanyak-banyaknya untuk kehidupan akhirat

“…Sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.” (QS.Al-’Ankabut: 64)

“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”. (QS.Ar Rahman: 13)

Dua puluh empat tahun belum apa-apa, kawan! Namun kerugian waktu kian menghantui. Ya Rabb, terimakasih masih memberiku waktu hidup di dunia ini untuk mengabdi sepenuhnya untuk Mu, untuk mengabdi kepada orang tua dan keluarga, untuk mengabdi kepada agama, untuk mengabdi kepada akademik, untuk mengabdi kepada negara, untuk mengabdi kepada masyarakat, merasakan manisnya cinta, merasakan pahitnya patah cinta (eh, ini istilah ada gak ya? hee)..

Segala puji Rabb, kuatkan pancang kaki hamba yang telah ditekadkan, jadikan hamba istiqomah sepanjang masa, dan jadikan hamba sebagai manusia yang pandai bersyukur.. amiiiin…

Ya Allah kupanjatkan syukurku kepada Mu, betapa banyak nikmat yang telah Kau berikan. Nikmat iman, nikmat islam, nikmat umur kurasakan; ilmu, waktu luang dan kesempatan..

(nasyid jaman SMA, tidak pernah pudar, selalu didendang kala hati riang dan sendu)

(music)

Ayo temans, kita berkarya!! (yahoo)