
Jangan sampai harus menangisimu untuk yang kedua kalinya,
atau sampai terkapar sakit karena menahan beban pikiran.
Cukuplah sekali itu saja,
menyelesaikan langkah kecil yang keliru, walau takut berharap,
dia tidak dapat dibohongi,
ia cuma mampu berujar, “Sabar..”.
Dan ia akan sekuat tenaga mengusir memoriamnya, tak disangka kecewa dua kali.
Untunglah, dia tidak jauh berjalan sehingga tak kehilangan jejak untuk kembali mundur.
Menghentikan waktu bukanlah kesanggupanku, pun harus menjangkau waktu yang ada di depan.
Dialah ‘hati’, yang saat ini membiru, membekat pukulan hidupnya.. telak!
————–
menyabarkan hati yang gundah













disuruh komen ma indah di plurk, indah fath komen nih.. maaf karena ala kadarnya aja
hehe *nyenggir baco komen kak ilo.. polos nian*.. btw mbak ndah.. men mw nyejukin ati itu tarik napas dulu trz mikir apo yg ud dibuat tadi. kdg qt ngraso bersalah. abis itu lupoin be. gek palak cekot2.
santai jeh aku nang mburimu…….
Semangat…
Mmh dalam bget. . .Kuat ya neng,,,bunga tak sekuntum,kumbang tak seekor. . .
la tahzan Indah, keep up the spirit….but what is it all about, hope not bcoz ‘broken heart’… ^_^